Tampilkan postingan dengan label Peugeot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peugeot. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2013

Peugeot 208 GTi Limited Edition Launching Perdana Di Inggris

Mobil mewah Peugeot 208 GTi Limited Edition menurut rencana akan diluncurkan di Inggris pada tanggal 18 April 2013. Disebut edisi terbatas karena Peugeot 208 GTi Limited Edition memang hanya akan diproduksi sebanyak 54 unit. Di Inggris sendiri hanya kebagian 29 unit mobil Peugeot 208 GTi Limited Edition.
Peugeot 208 GTi Limited Edition. Majalah Otomotif Online
File foto: Peugeot 208 GTi Limited Edition

Peugeot 208 GTi Edisi Terbatas Hanya 54 unit

Peugeot menyiapkan 208 GTi Edisi Terbatas yang dijual saat peluncuran perdana model tersebut di Inggris pada 18 April mendatang. Edisi Terbatas dihadirkan untuk merayakan perkembangan varian GTi. Untuk pasar global disediakan 54 unit. Sementara untuk Inggris hanya 29 unit. Angka 29 memiliki arti, yakni peringatan 29 tahun penjualan GTi di Inggris.

Ciri khas GTi Edisi Terbatas ini, setiap unit diberi nomor urut registrasi dan bersifat eksklusif. Juga mendapat tambahan perlengkapan, sistem navigasi yang sudah diperbarui dan digital radio (DAB). Selain itu jok model balap dibalut dengan kulit untuk memberi kesan mewah. Khusus untuk model yang dijual di Inggris, bendera Union Jack dipasangdi gril. Penampilan luar juga dibedakan melalui spoiler belakang, knalpot krom model kembar dan pelek Carbone 17 inci. Kaliper rem dibalur merah.

otomotif.kompas.com

Senin, 31 Desember 2012

Peugeot 208 Rallye, Meluncur Di Jalan Aspal Dalam Nuansa Reli

Peugeot 208 Rallye
File foto: Peugeot 208 Rallye

Peugeot 208 Rallye buat Maniak Reli

Untuk menggoda peminat di penghujung tahun, Peugeot melalui salah satu dealer resminya di kota Le Mans menyodorkan 208 Rallye. Model ini mulai dijual di Indonesia pada awal 2013 untuk meneruskan 206 dan 207. Meski mengusung nuansa reli, mobil ini tetap legal dikebut di jalanan. Maklum, ia tidak seekstrem mobil reli sesungguhnya.

Varian ini ditambahkan beberapa pernik untuk menjadikannya bergaya balap, antara lain menghilangkan sandaran kepala, sandaran tangan, hingga konsol tengah. Agar rasa reli makin kental, pelapis kedap suara dikurangi. Tujuannya, raungan mesin bisa didengar penggunanya. Di luar dipasang stiker garis-garis kecil tiga warna yang menempel pada pintu. Pelek diganti dengan edisi khusus reli warna silver. Sentuhan kecil lain adalah rumah lampu kabut dan bemper.

Diturunkan dari Peugeot 208 156 THP Feline, 208 Rallye menggunakan mesin 1.600 cc, 4-silinder turbocharger yang menghasilkan 156 PS. Dengan mencontek versi reli sesungguhnya, model ini diharapkan mampu menggandeng penyuka Peugeot, terutama pencinta reli. Untuk sementara, jumlahnya masih terbatas. Harganya diumumkan dalam waktu dekat. Kabarnya, peminat mobil ini cukup banyak, tidak hanya dari Perancis, tetapi sampai ke Spanyol. Jika varian putih ini sukses, Clara Automobile akan merilis model Rallye berkelir hitam.

otomotif.kompas.com

Kamis, 04 Oktober 2012

Peugeot Onyx, Supersport Car Hybrid Masa Depan

Peugeot Onyx
Onyx, Konsep Supercar Terbaru dari Peugeot

Peugeot menyebut mobil konsep ini sebagai supercar hibrida masa depan karena bodinya dibuat dari serat karbon sehingga bobot menjadi ringan. Ciri khas yang menarik adalah material dan warna bodinya yang kontras: tembaga murni mengkilap di sayap dan pintu, serat karbon hitam pada panel bodi lainnya. "Onyx dengan kemampuan supercar, dirancang dengan garis aerodinamika esktrem. Sosoknya, unik, mirip hasil ketrampilan seorang pemahat," jelas Gilles Vidal, Peugeot Style Director.

Wajah Peugeot Onyx menyodorkan gril garis-garis horisontal dengan lampu depan, LED tirus. Komposisi tersebut menghasilkan bidang permukaan depan yang kecil sehingga nilai aerodinamika semakin baik, yaitu 0,30. Di samping itu, udara yang menghantam moncong mobil diarahkan ke bagian berlubang pada air dam di kanan-kiri. Selanjutnya, sebagian diarah ke jantung mobil, sisanya ke sisi bodi menuju mesin yang berada di tengah. Lampu belakang dirancang dengan bentuk tiga cakar – kini menjadi ciri khas Peugeot – dilengkapi dengan spoiler kecil yang mengarahkan udara ke atas, juga membuat cd Onyx semakin baik.

"Double-bubble"

Untuk atap, konsep desainnya sama dengan RCZ yang disebut Peugeot dengan istilah "double-bubble". Khusus pada Onyx, kaca yang juga berfungsi sebagai atap dibuat dari PolyMethyl MethAcrylate (PMMA). "Siluet Onyx bergerak lembut, sensual, hidup dan teknologis. Dari sket pertama, saya ingin menciptakan tempat bagus untuk teknologi yang hebat. Mobil ini menggabungkan performa dan aerodinamika. Lampu Black Diamond dan panel bodi tembaga yang dibentuk dari hasil ketrampilan tangan," cerita Sandeep Bhambra, Onyx Exterior Stylist Peugeot.

Bodi

Struktur sasis Peugeot Onyx dibuat dari karbon monolotik dan hanya terdiri dari 12 bagian atau komponen. Kaki-kaki pada sasis belakang dan depan dibuat menyatu dan tidak lagi menggunakan pelat penghubung. Alhasil, bodi tetap kokoh berkurang 100 kg. Mobil dengan panjang 4,65 meter, lebar 2,20mm, tinggi 1,13 meter ini, bobot hanya 1.100 kg. Alhasil, dengan menggunakan mesin 3,7 liter, V8 HDi FAP yang dibautkan ke sel bodi, perbandingan bobot dan tenaga tidak sampai 2:1. Pasalnya, mesin menghasilkan tenaga 600 PS yang dipindahkan ke roda belakang melalui transmisi sekuensial 6-percepatan. Sementara itu, untuk mendinginkan mesin, udara dari depan dialirkan melalui NACA yang berada di atap bagian belakang.

Untuk membuat penampilan Onyx makin gagah, Peugeot meminta Michelin mengembangkan ban khusus berukuran 275/30 di depan dan 345/30 di belakang dengan pelek 20 inci.

Sebagai mobil hibrida dengan konsep Hybrid4, energi kinetik yang dihasilkan saat mobil direm, dikonversi menjadi listrik yang untuk disimpan di baterai lithium. Selanjutnya, digunakan secara otomatis bila akan tancap gas. Motor listrik mampu menghasikan tenaga tambahan 80 PS. Untuk rem, digunakan cakram karbon berdiameter 380 mm di depan dan 355 mm di belakang.

Kabin

Celah yang diciptakan pintu saat dibuka dengan bodi, memudahkan penumpang dan pengemudi masuk ke kabin. Pintu berkerja dengan gerakan kinematik. Saat pertama kali dibuka, skin tembaga luar bergerak ke samping beberapa sentimeter, setelah itu pintu bergerak pada engselnya.

Ruang penumpang menggunakan motif alami dari lantai sampai ke atap. Seperti bodi, jumlah komponennya juga sangat sedikit. Hasilnya, ruang penumpang tampak padu namun lega! Kabin dirancang menyatu tanpa jahitan dan sambungan. Desainer Peugeot menciptakan ruang kepompong untuk memberikan perlindungan maksimal kepada penumpang. "Untuk interior, saya memperoleh ilham dari obyek sehari-hari, yaitu kotak telor. Dengan material yang ekonomis, bisa melindungi barang-barang yang mudah pecah. Saya mengadopsi menjadi ruang yang intuitif, menggunakan sedikit komponen," jelas Julien Cueff, Onyx Interior Stylist.

Di kokpit, pengemudi bisa melihat indikator tanpa harus mengalihkan penglihatannya dari jalan. Lingkar setir kecil namun terasa alami saat dipegang pengemudi. Tombol dan dan tuas control dibuat dari aluminium, paddle shift dan transmisi.

Koran Bekas

Tak kalah menarik, dasbor menurut Peugeot dibuat dari kayu koran atau kertas koran bekas yang dipadatkan sampai membentuk "log" baru. Hasilnya, dasbor serasi dengan trim interior dan punya ciri khas. Panel instrumen di depan pengemudi, menampilkan speedo dan tachometer yang bergerak seperti tuts piano. Sedangkan untuk mengetahui kinerja, menggunakan indikator yang ditampilkan melalui layar digital.

Panel untuk beberapa switch model tuas yang dibuat aluminium dipasang di atap, termasuk tombol untuk menghidup-matikan mesin.Tambahan lain, layar di depan pengemudi juga menayangkan gambar yang ditangkap oleh kamera (spion) untuk memantau kondisi di belakang mobil. Untuk, Peugeot Onyx tidak lagi menggunakan spion luar konvensional. Kini yang ada sayap tipis yang dijadikan rumah kamera!

otomotif.kompas.com

Senin, 01 Oktober 2012

Peugeot 208, City Car Berinterior Mewah Dan Berbahan Ramah Lingkungan

Peugeot 208
City car Berbahan Ramah Lingkungan

Meneruskan kesuksesan seri 200, Peugeot Indonesia menampilkan sosok 208 pada IIMS 2012 lalu sebagai kelanjutan dari 205, 206 dan 207. Di pasar global, model ini hanya dijual di negara-negara tertentu dan Indonesia mendapat jatah memasarkannya di awal 2013. "Di kawasan Eropa, sampai saat ini secara akumulatif sudah menerima pesanan lebih dari 100.000 unit," ujar Lionel Faugeres, General Director Automobile Peugeot for ASEAN Pasific Countries saat pembukaan IIMS (20/9) lalu. Bahkan, di Paris Motor Show 2012 yang masih berlangsung saat ini, Peugeot memperkenalkan varian terbaru 208, yakni GTi dan XY.

Bahan ramah lingkungan

Untuk bersaing di kelas menengah bersama Ford Focus dan VW Polo, Peugeot 208 didesain cukup sporty. Seperti bentuk lampu depan menyerupai mata elang mengikuti tren dunia yang dipadu dengan gril depan mungil diberi lis krom. Sedang lampu belakang, khususnya bagian samping terdapat coakan yang mengikuti tarikan garis ke depan, dengan kombinasi 3 cakar lampu dan 6 LED horizontal.

Yang menarik, klaim pemakaian green material pada bagian tertentu eksterior. Seperti di antaranya bemper belakang 100 persen dapat didaur ulang. Selain itu, setir, kursi, dan penutup mesin juga memakai bahan ramah lingkungan.

Meski city car, ruang kabin menawarkan fungsionalitas dan tampilan yang mewah. Tombol-tombol instrumen dibuat sedemikian rupa agar mudah terjangkau dan dioperasikan. Dimensi setir dibuat lebih kecil dan posisinya lebih rendah dari seri 200 lainnya. Kabin cukup lega, terlebih ruang kepala karena desain atap yang agak menggembung, plus atap panoramik. Fitur-fitur lain, di antaranya pelipatan spion secara elektrik, sensor hujan, lampu malam otomatis dan cruise control. Pengemudi dan penumpang merasa sejuk dan nyaman karena ada AC dual zone, head unit yang bisa mengoperasikan MP3 dan koneksi USB, dan penghangat jok depan.

Peugeot 208 yang didatangkan CBU ini mengusung mesin 3 silinder generasi baru berkapasitas 1,2 liter dengan tenaga 82 PS. Tersedia juga versi 4 silinder, EP6C, 1.6L dengan variabel katup (VTI) yang mampu menyemburkan daya 120 PS dan torsi 160 Nm. Pemindah gaya menggunakan model otomatis 4 percepatan. "Kami belum bisa memastikan varian mana yang akan masuk, 1.2L atau 1.6L. Harga juga diperkirakan ada di kisaran Rp 280 - 350 juta. Tunggu saja tanggal mainya," ungkap Constantinus Herlijoso.

lipsus.kompas.com